Setelah cukup lama menahan keinginan ini akhiranya terealisasikan juga, yap akhirnya saya punya sebuah gambar di nadi saya,sebuah tipografi simpel bertuliskan "Gusti Wardini". Sebuah pengalaman yang menyenangkan tentunya, tepat hari minggu kemarin saya membuatnya di sebuah studio tattoo sederhana milik seorang seniman yang sering saya jumpai di pameran-pameran seni rupa di Yogyakarta. Senang,Sakit,Perih dan gatal yang sampai sekarang masi sering terasa, hari itu saya membuat 2 tattoo sekaligus, satunya lagu di dada kiri saya bertuliskan "Kresna" dengan huruf Honocoroko (Aksara Jawa) dan tattoo ini butuh waktu hampir sekitar 1 bulan untuk mencari penulisan yang baik dan benar. Ok lupakan tentang aksara jawa,saya disini akan lebih bercerita tentang "Gusti Wardini" tadi, sebenarnya saya sudah lama menginginkan ini, sekitar 1th yang lalu, ini juga diperkuat oleh keinginan si bubbie,dan saya sudah punya sekarang. Mungkin bagi dia tattoo ini sudah tidak berarti apa-apa lagi, tap saya orang yang selalu ingin merealisasikan keinginan,apapun caranya, dan saya akan sangat bahagia bila berhasil melakukannya. Ini juga sebagai penebusan dosa saya sebenarnya, betapa banyak hal yang menyakitkan yang telah saya perbuat sehingga dia harus pergi meninggalkan saya, pastinya rasa sakit saat membuat tattoo ini tidak akan sebanding dengan apa yang saya laukan ke dirinya. Jika saya tidak memiliki lagi kesempatan untuk bersama-sama dengan dia seperti beberapa waktu yang lalu, setidaknya namanya abadi di tubuh dan hati saya. Bubbie, ini saya persembahkan buat kamu, suka tidak suka, setidaknya saya telah mewujudkan keinginan saya. Maaf jika sampai detik ini saya masih sangat mencintai kamu, dan maaf sampai detik ini jika saya masih mengganggu hidup kamu. Jawabannya adalah karena saya sayang kamu. (maap potonya agak urem,pake hape soalnya)
PNJKRSN

0 komentar:
Posting Komentar