Seperti pepatah mengatakan "semakin tinggi sebuah pohon, akan semakin kencang juga angin yang menerpanya", mungkin keadaan itu terjadi pada saya, keinginan saya yang begitu besar, mimpi saya yang terlalu tinggi atau pengharapan saya yang sangat tidak mungkin? cobaan begitu hilir mudik datang bergantian, tapi saya tetap bertahan dengan segalanya, saya hanya punya keyakinan dan sebuah bisikan kecil di hati saya untuk terus menanjak tanpa harus terhempas oleh angin. saya tidak pernah takut akan badai, saya tidak pernah takut dengan angin kencang. Jika saya harus mati tersambar petir dan jatuh ke bawah tertancap tonggak kayu pun saya siap, artinya saya akan mati selayaknya laki-laki, laki-laki yang tidak mau mengalah dengan keadaan. Saya mungkin pernah mundur untuk dua langkah, tetapi saya akan maju lagi dengan ribuan langkah yang lebih kencang. Jawaban semuanya hanya ada di tangan Tuhan, Dialah yang punya kuasa, Dia yang tahu segalanya, sampai saat ini saya menulis disini jauh sebelum orang tua saya lahir Tuhan telah menuliskannya dalam catatan kecilnya. Dan jauh sebelum saya memiliki mimpi yang begitu tinggi Tuhan telah menggambarkannya di permukaan tembok kuasanya. Apapun hasil dari semua ini, apa saya akan mendapatkan keinginan saya? apakah saya akan mati? setidaknya saya akan mati sebagai laki-laki.
-PNJKRSN-

0 komentar:
Posting Komentar